Selasa, 06 Juli 2010

VRAY for SKETCHUP : make water effect (Teknik Bump & Noise Efek Air)


OK.. trik berikut ini adalah bagaimana teknik render vray dalam pembuatan efek air pada software sketchup.. sederhana kok, yang diperlukan hanya kesabaran saja pastinya, mencoba terus berulang2 kali adalah cara untuk mendapatkan hasil yang maksimal... Nah, berikut caranya....

Buatlah sebuah model kolam atau desain yang anda inginkan

Double Klik bidang air, Buka material editor lalu import new material untuk efek air yang akan kita buat

Pilih material Clear_Glass.vismat lalu OK, kemudian update preview untuk melihat hasilnya...

Klik kanan material, lalu pilih Apply material to object(s)

Pada kolom Refraction,ubah warna Fog Color dengan setting RGB 223,244,255 dan OK,lalu update preview kembali...

Kolom Maps, tandai setting Bump dan Diplacement lalu klik huruf "m" untuk mengubah texture...

Kolom Diplacement Texture Editor, pilih Noise dengan Multiplier 1 dan Size 20...

Kolom Bump texture editor, Pilih Noise dengan multiplier 1 dan size 10, lalu Apply

Kolom Reflection, ubah setting Highlight glossiness menjadi 0.95

Kolom Diffuse, ubah setting Color menjadi White....

N' OK... Set untuk Material pun selesai

Sebelum memulai Rendering, Set kembali Render Option
Kolom Environtment tandai GI(skylight) dan ubah warnanya menjadi putih abu2 agar tdk terlalu silau, Kemudian tandai juga Background, lalu masuk ke texture editor, settingnya sbb:
  • Pilih Bitmap dgn multiplier 1
  • Kolom UVW tandai environment
  • Kolom environment ubah nilai rotation dan repeat sebesar 3, 3, 3, 3
  • Kolom Bitmap pilih image sky yang anda inginkan, lalu OK

Untuk kolom Diplacement, pada setting Amount beri nilai 2 (dua)

Jalankan mesin Vray Rendering,
waktu yang di butuhkan adalah 13 menit 22 detik dengan
set option render “medium” (untuk render file ini) dan hasilnya... Taa.. Daa..!!

Selamat Mencoba..!!

Catatan: Nilai setting tiap luasan bidang air berbeda-beda, jadi silahkan anda masukkan nilai sesuai dengan luasan bidang yg anda desain, utak-atik saja!!

Sabtu, 03 Juli 2010

Kejayaan Arsitektur Islam di Turki


Kalau kita berbicara tentang dunia Islam, maka pandangan kita pasti tidak akan pernah luput dari dua aspek utama yang wajib kita pahami. Yakni Rukun iman dan Rukun Islam. Dan terkadang kita lupa atau bahkan tidak tahu sama sekali mengenai hal-hal penting lain yang berkaitan dengan dunia Islam (arsitektur peninggalan Islam – red.). Umumnya kita akan cepat merasa puas bilamana sudah merasa mampu menguasainya dan tidak memperdulikan aspek-aspek yang lain. Semestinya kita sebagai umat Islam tidak boleh memiliki sifat demikian. Merasa cukup dan puas dengan kemampuan telah kita kuasai/ miliki. Padahal masih banyak aspek lain yang bisa menjadi bahan pembelajaran/ renungan bagi kita untuk kembali membangkitkan kejayaan Islam masa lalu. Ya, salah satunya dengan mempelajari peninggalan-peninggalan arsitektur Islam di masa lalu.

The question is.. Begitu pentingkah kita mempelajari hal itu? Mungkin sebagian kita akan menjawab ya, sebagian yang lain menjawab tidak dan mungkin juga ada yang menjawab tidak tahu atau tidak perlu sama sekali. Terlepas dari itu semua maka kita sebagai orang Islam semestinya perlu juga mengetahui peninggalan-peninggalan arsitektur Islam yang terkenal hebatnya sampai sekarang. Dan itu semua merupakan karya orang-orang Islam yang sangat brilian nan ahli di bidangnya. Seperti bangunan istana kerajaan Granada di Cordova – Spanyol, Taj Mahal di India, Masjid Agung Samarra di Irak, Masjid Shah Lotfallah di Iran, Masjid Agung Cordova di Spanyol, universitas, sekolah, perpustakaan, makam dll.

Arsitektur Islam dengan bentuk, karakter dan keragamanya merupakan tolok ukur yang sangat penting dalam sejarah perkembangan dan kemajuan arsitektur di dunia. Bukti perkembangan dan kemajuan tersebut dapat kita lihat dari catatan sejarah bahwa dari waktu ke waktu dan tahun ke tahun selalu berubah dan lebih berkembang. Contoh kecil adalah Penggunaan bahan-bahannya diawali dari tanah liat, lalu batu biasa, kemudian batu marmer, setelah itu mempergunakan bahan berjenis keramik. Bukti kehebatan lain dari arsitektur Islam tersebut dapat kita lihat dari salah satu masjid agung dari ratusan hasil karya yang dibuat oleh Mimar Sinan, yaitu sebuah masjid agung yang bernama Masjid Raya Sulaimaniah. Masjid ini terletak di sebuah dataran tinggi di belakang Universitas Istanbul yang juga merupakan peninggalan abadi arsitektur Islam di Turki. Di masjid ini pula, Salim I, pendiri Daulat Usmani dikuburkan di dalamnya. Masjid ini mempunyai empat menara. Batu marmer yang digunakan untuk membangun masjid ini berasal dari kawasan Marmarah, semenanjung Arab dan Yaman. Masjid ini juga diperindah dengan hiasan berwarna dan tulisan kaligrafi yang merupakan hasil karya kaligrafer terkenal Turki, Ahmad Qurah dan Hasan Syalabi. Di halaman komplek masjid tersebut dibangun juga sebuah perpustakaan yang besar dan terkenal di dunia. Masjid raya Sulaimaniah yang telah berumur ±450 tahun tersebut ternyata masih berdiri kokoh dan tegap hingga sekarang. Subhanallah.

Turki sebagai salah satu Negara yang penduduknya 95% beagama Islam mempunyai peranan yang cukup besar dalam pengembangan dan kemajuan Arsitektur Islam. Selain terkenal sebagai pusat kebudayaan arsitektur Islam yang maju dan modern dan juga pintu gerbang menuju Eropa, Turki dari abad ke-6SM terkenal sebagai Negara yang Maju (flourishing city) yang di mulai dari era Hellenic, Hellenistic, Roman, Byzantine, Seljuk, dan Ottoman Empire(1489 – 1588 M). Dimulai pada era Seljuk, kemudian era Ottoman/Usmani Empire (1489 – 1588 M) Turki semakin terkenal di dunia karena berada dibawah kekuasaan Islam. Hampir semua peradabannya (Islam – red.) baik seni, budaya atau teknologi telah maju dan berkembang pesat.

Sudah semestinya kita bangga sebagai umat Islam menjadi generasi penerus umat ini. Dengan melihat keberhasilan umat Islam terdahulu, baik dari aspek rohani atau fisik yang serba gemilang. Namun perasaan dan ungkapan bangga tidak, tidak dan tidaklah cukup hanya dengan ucapan manis yang keluar dari mulut kita jikalau tanpa di barengi oleh tindakan nyata untuk mengarah kepada pengembangan Islam yang lebih maju diatas bangsa-bangsa yang lain. Dan kita semestinya bisa membuktikannya dengan mengaca dan mengambil hikmah dari sejarah cemerlang Islam masa lalu dari semua aspek. Terlebih Allah swt pun telah menyatakan bahwa kita (umat Islam) hidup di dunia ini harus menjadi generasi penerus dunia yang rahmatan lil ‘alamin. wallahualam.

writed by : CORDOVA Travel Weblog


Jumat, 14 Mei 2010

BAJA RINGAN SEBAGAI KONSTRUKSI PENUTUP ATAP BANGUNAN


Wah.. Lama gak ngisi halaman blog nih!! Nah, biar singkat kali ini kita bahas dikit tentang penutup atas bangunan rumah dan sejenisnya khususnya tentang pilihan struktur rangka yang kita gunakan.

Ada berbagai macam jenis penutup bahan rangka atap yang dipasarkan di indonesia, mulai dari bahan kayu, baja ringan, baja berat, pipa slinder, dll. Pertanyaannya, diantara semua itu dimanakah yang paling murah? Hehehe... anda mungkin mengira kalau bahan kayu-lah yang termurah, oow jangan salah, kelangkaan kayu / balok di Indonesia menyebabkan naiknya harga kayu, belum lagi izin penebangan hutan untuk kayu yang musti legal harus dibayar mahal, makanya gak salah kalo anda membeli furniture berbahan kayu utuh itu mahal, yang murah itu kalo bahannya dari limbah kayu, seperti serbuk gergaji yang kemudian di press dengan perekat hingga padat lalu di bungkus dengan bahan wallpaper, atau furniture limbah kayu dari sisa potongan-potongan yang kemudian di manipulasi/disambung dengan perekat sedemikian rupa hingga menyerupai balok kayu utuh, apalagi kalo udah disemprot dengan bahan cat yang bagus, mata pun akan tertipu... hehe gak panjang2 deh nanti pembahasannya melenceng!!

Sebenarnya kalo kita mencari bahan yang efektif dan efisien untuk pemakaian rangka atap sebagai pengganti balok kayu yang paling cocok adalah
Baja Ringan, (“bukan promosi yah? Karena tulisan ini gak nyebut merk, cuma mengenalkan saja..”)
Alasannya ; karena bahan
Truss yang satu ini memang betul-betul ringan (“yaa iyalah namanya juga baja ringan..”) kalo di bandingkan dengan balok kayu kelas I ukuran 5/7 itu perbandingannya bisa 1 : 3, itungannya 1 balok kayu berbanding 3 baja ringan, totalnya 7 – 10 kg/m2, ringan kan?? Yah, itu karena bahan dasar dari pabrikan memakai bahan Zinc Coating + Galvanize dengan lapis chromatic, gak hanya ringan tapi tentu juga kuat, truss pabrikan bersertifikat SNI rata-rata memiliki kekuatan tarik & tekan hingga 600 – 750 Mpa (normal 550 Mpa) dengan daya lentur minimal 2 %. Kelebihan memakai truss baja ringan adalah, efektif, efesien waktu, tahan karat, tahan api, dan mudah dalam pemasangan.


Satu hal yang perlu diketahui, bahwa pelaksanaan pemasangan rata-rata tiap perusahaan hingga distributor memakai tenaga kerja mereka sendiri karena sudah tentu berpengalaman di bidangnya, jadi gak bisa memakai tukang yang asal-asalan!
Distributor baja ringan juga biasanya mengeluarkan pemesanan per meter persegi untuk pemasangan rangka baja, kalau harganya yah sudah tentu bervariasi, tiap merek berbeda-beda, baik itu dalam kota ataupun luar daerah, tapi untuk memperkirakan harga sekitar *Rp. 120.000 – Rp. 140.000 / M2, yang totalnya di hitung dari volume luasan atap. Misal anda memiliki rancangan atap dengan luas volume 200m2, harga yang kita ambil adalah tengahnya *Rp. 130.000 (harga yang diberikan distributor) di kalikan dengan luas volume, maka harga yang anda keluarkan adalah Rp. 26 Juta (khusus rangka) diluar bahan penutup atap tentunya... masih cukup murah pabila anda memakai bahan kayu kelas II. (*Harga 2011)

Gambar dibawah menjelaskan beberapa contoh bentuk rangka yang bisa digunakan dalam konstruksi baja ringan.


Pemasangan baja ringan, di syaratkan berdiri di atas balok ringbalk sebagai syarat standar keamanan dan kekuatan kaku, karena kuda-kuda baja dikunci menggunakan baut dynabolt yang ditanam di ringbalk tersebut biasanya sebanyak 2 buah tiap titik, untuk jarak bentangan tiap kuda-kuda sepengetahuan saya sih maksimal 150cm dengan konstruksi sambungan baja pengunci memakai minimal 3 - 5 buah sekrup. Nah, jika anda memang betul-betul tertarik dan berniat menggunakan bahan
truss seperti ini, gak ada salahnya anda ikut andil mengawasi pengerjaannya.


NB :
Tulisan ini adalah sedikit banyak mengenalkan pembaca blog tentang apa Baja Ringan itu, bagaimana konstruksi yang digunakan oleh baja ringan, serta dimensi standar keamanan yang di syaratkan, karena belum banyaknya kepercayaan tentang penggunaan rangka baja ringan seperti ini, sekali lagi nih bukan promosi produk!! Tapi bagaimana kita mengurangi penggunaan bahan kayu yang kini semakin langka... Trims.

Senin, 22 Maret 2010

Mengubah foto dari camera HP menjadi gambar wallpaper dengan Adobe PHOTOSHOP Cs4 (untuk pemula )



Siapkan file foto dan background yang anda inginkan



Buka / pilih foto yang anda ingin edit kemudian pilih quick selection tool, lalu tandai / blok bagian foto


Tekan CTRL C untuk meng-Copy foto yang sdh di tandai/blok, kemudian buat LAYER baru lalu tekan CTRL V
Klik tanda EYE agar latar asli tidak terlihat


Buka file latar yang anda pilih
Pilih Move Tool, klik tahan geser latar untuk memindahkan latar ke LAYER 1 dan otomatis latar akan menjadi LAYER 2, lalu Posisikan LAYER 2 berada di bawah LAYER 1


Pada Layer 2, ubah warna latar dengan menyetel Hue/Saturation
(sebaiknya sesuaikan dengan warna yg lebih dominan)


Untuk memperhalus foto (Layer 1) gunakan Blur Tool dan Erase Tool


Pilih Curves untuk memberi kesan terang pada foto (Layer 1), stel dan sesuaikan dengan warna terang latar


Agar memberi kesan yang beda dengan aslinya, copy bagian jilbab dengan memilih quick selection tool, lalu paste


Jilbab yg sudah di Copy akan jadi Layer 3


Hapus bagian jilbab yg tidak perlu dan sesuaikan dengan garis pakaian


Nah tuk sentuhan akhir buat lagi beberapa Layer baru, dan gak ada salahnya anda memasukkan nama anda, tapi biar gak norak + narsis, perhalus sajalah hurufnya
Lebih-lebihnya terserah anda ngorek-ngorek isi tool photoshop, maunya pake effect apa!!

OK!! Nih dia hasilnya...!? sekarang anda bisa pasang sebagai desktop background tuk wallpaper komputer ataw apa sajalah suka-suka anda sendiri


Sekedar pesan saja..
Jangan mau bergantung dengan editing foto internet, buatlah diri anda lebih kreatif !!



Rabu, 03 Maret 2010

MENGENAL/MENGENANG STRUKTUR BANGUNAN TRADISIONAL BUGIS

Seperti yang kita tahu banyak arsitek muda (dalam hal ini kita sebut arsitek pemula) yang kebanyakan mendesain/membangun rumah mengikut pada rancangan yang telah ada, baik dari segi model, bahan mau pun strukturnya, yah, itu gak ada salahnya!! Tapi justru itu, seharusnya arsitek muda ini harus mengenal akar dari rancangan bangunan tersebut! betul..betul..betul? kalo kita liat.., sdh banyak bahan struktur bangunan yg tersedia sekarang ini, nah seperti contohnya profil baja atau baja ringan, yang pastinya harus ramah lingkungan dong! Manusia menciptakan semua itu untuk menggantikan pemakaian bahan natural, dimana seperti kayu contohnya yang dilindungi penggunaannya oleh pemerintah sebagai upaya pelestarian alam hutan indonesia, dan tentunya berkaitan dengan pencegahan pemanasan global yang marak di promosikan oleh seluruh negara di dunia...

Sebagai arsitektur muda, Penggunaan kayu sebagai bahan struktur bangunan harus kita batasi.. ingat!! harus kita batasi.. hehehe, bukan bermaksud mengancam cuma dibatasi kok!! ntah sebatas apa.. tapi bahasan kali ini bukan masalah KAYU vs BAJA, tapi gimana kita mengenal dan mengenang struktur bangunan tradisional khususnya bangunan tradisional bugis.

Gak ada sama sekali salahnya kita mengenal struktur bangunan seperti ini, karena kita tahu itu merupakan warisan nenek moyang, ada pepatah yang mengatakan, tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta, tak cinta maka anda akan kwalat ma nenek moyang!! hehehe...

Konsep struktur yang digunakan dalam bangunan tradisional tak lepas dari penggunaan bahan kayu sebagai bahan utama, seperti yang kita tahu bersama penggunaan kayu sebagai bahan bangunan, berarti bangunan itu ramah gempa. Sehubungan dengan masalah gempa, sudah pasti bangunan tradisional memiliki tingkat ramah gempa yang tinggi ratingnya (whooaah.. kesannya mendukung banget!! yah sudah pastilah, karena saya punya bukti sejarah dari bangunan itu (kesannya dikit narsis tuh) hehehe.. Oke, beberapa alasannya seperti ini:

1. Rumah kayu memiliki sifat fleksibilitas yang tinggi
2. Sistem pemakuan tidak mati, karena menggunakan pasak
3. Kaki/tiang tidak tertanam dalam bumi(tanah)
4. Struktur bangunan sudah tentu ringan

Tuk lebih lanjut pengertiannya ada beberapa istilah yang digunakan dalam bahasa bugis, seperti :

BAGIAN STRUKTUR :

1. ALLIRI' (tiang utama)
  • biasanya terdiri dari 4 batang setiap barisnya
  • Jumlahnya tergantung jumlah ruangan yang akan dibuat
  • Umumnya terdiri dari 3 sampai 4 baris tiang
  • Jumlah umumnya ada 12 batang tiang
2. FADONGKO
  • Merupakan penyambung dari Alliri di setiap barisnya
3. FATOPPO'
  • Merupakan pengait atas dari Alliri' tengah di tiap barisnya
4. UMPA'
  • Merupakan pondasi beton cetak atau batu sungai

BAGIAN DARI RUMAH :

1. RAKKEANG
  • Merupakan ruangan di atas langit-langit (eternit)
  • Dahulunya di pakai sebagai penyimpanan padi yang baru di panen
2. ALE BOLA
  • Bagian tengah rumah sebagai tempat tinggal
  • Terdapat titik sentral yang bernama pusat rumah (possi' bola)
3. AWA BOLA
  • Bagian bawah rumah antara lantai rumah dengan tanah
  • Digunakan sebagai tempat hewan ternak atau alat pertukangan
4. LEGO-LEGO
  • Merupakan tambahan bangunan yang berfungsi sebagai teras


Nah, lo... pengertian-pengertian seperti itulah yang kita harapkan tahu bersama, agar budaya kita bisa bertahan dan terjaga dengan baik, dan yang pasti kita tidak akan pernah melupakan sejarah dari bangunan nenek moyang kita!!

Singkat saja kan, kalo anda merasa kurang informasi atas penjelasan diatas, silahkan berikan komentar lebih lanjut layaknya sesi pertanyaan... please!!